MASJID JIN ATAU AL-BAI’AH MEKAH ARAB SAUDI ~ HAJI DAN UMRAH

MASJID JIN ATAU  AL-BAI’AH  

Masjid
Jin atau Al-Jin atau Al-Bai’ah adalah masjid yang terletak di kota Makkah yaitu
1,5 km di sebelah utara Masjidil Haram, tepatnya di kampung Ma’la dan tidak
jauh dari pemakaman kaum Muslim. Masjid Al-Jin sering juga dikenal dengan nama
Masjid al-Bai’ah. Masjid Al Jin tampak seperti masjid-masjid pada umumnya.
Luasnya 10 x 20 meter, mempunyai dua lantai, satu basement, dan juga kubah.
Masjid ini terlihat kokoh, tidak kalah dengan gedung-gedung di sekitarnya.

Menurut
riwayat kisah dinamakan Masjid Al-Jin atau Al-Bai’ah (Video disini) terjadi di tahun kesepuluh kenabian Muhammad SAW saat  bersama para sahabat yang hendak pulang dari
Thaif melaksanakan shalat Subuh di tempat ini. Nabi Muhammad SAW melantunkan
ayat-ayat Al-Quran Surat Ar-Rahmah yang diperdengarkan kepada para sahabat dan
saat itu serombongan Jin yang sedang menuju Tihamah, terpukau dari makna Surat
Ar-Rahman yang dilantunkan nabi Muhammad SAW. Mereka kemudian berdialog dengan
Rasulullah usai salat subuh. Para Jin itu pun menyatakan keislamannya dan
berbaiat kepada nabi Muhammad SAW.
Oleh
sebab itu, masjid ini dikenal juga dengan nama Masjid Al-Bai’ah, yakni masjid
tempat serombongan jin melakukan baiat. Mereka mengimaninya. Mereka lalu pulang
ke kaumnya dan menyampaikan kejadian yang mereka alami. Kaum mereka pun
menerima dan mengimani ajaran yang dibawa tersebut

Peristiwa
ini diabadikan dalam Alquran, Surat Al-Ahqaf, ayat 29 hingga 32:”Dan
ingatlah ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan
Al-Quran. Maka tatkala  mereka menghadiri
pembacaan (nya) lalu mereka berkata: Diamlah kamu untuk mendengarkannya. Ketika
pembacaan selesai, mereka kembali kepada kaumnya untuk memberi
peringatan,” (29)

“Mereka
berkata: Hai kaum kami, seseungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al-Quran)
yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya lagi
memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus,” (30)

“Hai
kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah
kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu
dari azab yang pedih,” (31)

“Dan
orang-orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah maka
dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi dan tidak ada
baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata,”
(32)

Paket Umroh Haji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.